TABLOIDTIRAI.COM – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tantangan global, SMA Negeri 1 Kampar Utara menegaskan komitmennya membentuk generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam moral dan spiritual.
Kepala SMAN 1 Kampar Utara, Warsina, S.Pd mengatakan pendidikan saat ini harus mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan penguatan iman dan takwa (IMTAQ).
Menurutnya, kemajuan teknologi tanpa dibarengi pembentukan karakter yang baik dapat membuat generasi muda kehilangan arah di era digital yang semakin kompleks.
“Kami ingin siswa SMAN 1 Kampar Utara mampu berprestasi, menguasai teknologi, namun tetap memiliki akhlak, karakter, dan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Pendidikan tidak boleh kehilangan ruh pembentukan moral,” ujar Warsina, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, sekolah terus melakukan penguatan di bidang akademik dan pembinaan karakter melalui peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan kegiatan ekstrakurikuler, serta pembiasaan budaya religius di lingkungan sekolah.
Selain itu, SMAN 1 Kampar Utara juga aktif mendorong siswa mengikuti berbagai kompetisi akademik dan non-akademik guna meningkatkan daya saing peserta didik.
Warsina menilai, tantangan pendidikan saat ini bukan sekadar mengejar nilai dan kelulusan, tetapi bagaimana melahirkan generasi yang siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan identitas dan etika. “Sekolah harus hadir bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi benteng pembentukan karakter dan masa depan anak-anak,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan pendidikan membutuhkan kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam membangun generasi muda Kampar yang unggul dan berdaya saing.
"Melalui penguatan IPTEK dan IMTAQ, SMAN 1 Kampar Utara terus membangun budaya pendidikan yang disiplin, religius, inovatif, dan berorientasi pada prestasi demi mencetak generasi berintegritas dan siap menghadapi masa depan," tutupnya. (HR)
#Disdik Riau #Pendidikan Kampar #SMAN 1 Kampar Utara